5 Cara Menanam Bunga Baby’s Breath dan Perawatannya

Cara Menanam Bunga Baby Breath

Selain itu perlu anda ketahui pula ternyata bunga ini juga mudah beradaptasi di lingkungan tropis. Bagi anda yang ingin menanam bunga baby breath, berikut merupakan penjelasan mengenai cara menanam bunga baby breath yang sangat praktis untuk anda ikuti.

  1. Benih Bunga Baby Breath

Hal pertama yang hampir mirip dengan Cara Menanam Gamal dan harus anda persiapkan dalam cara menanam bunga baby breath yaitu benih bunga. Untuk benih bunga baby breath sendiri anda bisa mendapatkannnya di toko bunga ataupun di toko online yang menyediakan berbagai macam benih bunga impor. Adapun ciri dari benih bunga baby breath yang baik dan berkualitas :

  • Pilihlah toko bunga yang sudah pasti dan menjual berbagai jenis benih bunga yang berkualitas. Untuk mempermudah anda dalam memilih toko benih, anda bisa melihat reviewnya terlebih dahulu.
  • Setelah itu periksalah kemasan benih bunga baby breath, pastikan bahwa benih terbungkus rapi dalam keadaan kering dan tidak lembab.
  • Pastikan juga bahwa benih memiliki ukuran yang sama.
  • Untuk membuktikan kualitas serta kelayakan tanam, anda bisa merendamnya terlebih dahulu ke dalam sebuah wadah.
  • Perhatikanlah, jika ada benih yang mengapung artinya benih tersebut tidak layak tanam.
  • Pilihlah benih yang tenggelam untuk kemudian ditanam.
  1. Media Tanam Bunga Baby Breath

Hal selanjutnya adalah menyiapkan media tanam yang hampir sama dengan Cara Menanam Lidah Mertua, untuk media tanam bunga baby breath anda bisa menanamnya di tanah secara langsung ataupun menanamnya di dalam pot. Adapun langkah tepat untuk membuat media tanam agar bunga baby breath anda dapat tumbuh dengan baik :

  • Pertama pilihlah media tanam, untuk menanam di pot dan di tanah langsung sebenarnya media tanamanya sama hanya tempat media tanamnya yang berbeda.
  • Adapun hal yang harus anda perhatikan sebelum membuat media tanam yaitu lokasi tanam.
  • Pastikan bahwa lokasi tanam yang anda pilih bebas dari limbah dan jauh dari dapur.
  • Jika anda menanam di tanah secara langsung maka pastikan tanah merupakan tanah yang baik dengan tekstur yang gembur.
  • Dan bersihkan terlebih dahulu lahan sekitar dari batuan dan rumput liar yang dapat menghambat pertumbuhan serta kesuburan bungan nantinya.
  • Ukurlah pH tanah, tanah yang baik untuk menanam bunga hias adalah tanah yang tidak terlalu asam dengan pH sekitar 6 hingga di atas 7.
  • Jika pH tanah terlalu asam, maka anda bisa melakukan proses pengapuran terlebih dahulu dengan dolmit sembari melakukan pemupukan.
  • Gemburkan dan tambahkan pupuk kandang ke dalam tanah dengan perbandingan 2 : 1. Lalu buatlah lubang tanam, untuk membuat lubang tanam pada tanah pekarangan anda bisa menyusunnya sedemikian rupa agar pekarangan anda lebih indah nantinya.
  • Namun jika anda ingin menanamnya di dalam pot, anda bisa memilih pot dengan diameter kurang lebih sekitar 20cm hingga 30 cm.
  • Isilah pot dengan tanah campuran pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 2: 1: 1.
  • Setelah itu buatlah lubang tanam sebesar 5cm dengan kedalaman 5cm.
  1. Penyemaian Bunga Baby BreathAdapun hal yang harus anda lakukan sebelum melakukan cara menanam bunga baby breath. Ini merupakan cara terpenting yang harus benar- benar anda lakukan dengan tepat. Yaitu penyemaian, dan berikut merupakan langkah- langkah tepatnya :
    • Pertama siapkan media semai terlebih dahulu berupa tray ataupun polybag, lalu sediakan tanah semai.
    • Untuk tanah semai anda bisa membuatnya sendiri dengan mencampurkan tanah yang gembur dengan pupuk kandang dan sedikit sekam.
    • Setelah itu taburkan benih ke media semai dan tutupi dengan tanah semai.
    • Setelah itu siram benih dengan media spray setiap pagi dan sore, letakkan media pada tempat yang memiliki cukup sinar dan biarkan hingga benih bertunas dengan ketinggian sekitar 3 cm hingga 5 cm untuk siap dipindahkan.
    1. Pemindahan Bunga Baby Breath

    Adapun cara pemindahan bibit bunga baby breath dari media semai dalam cara menanam bunga baby breath. Dan berikut merupakan penjelasan mengenai cara pemindahan yang tepat :

    • Perhatikan bahwa anda sudah membuat lubang tanam terlebih dahulu, lalu anda bisa memisahkan bibit baby breath dari media semainya.
    • Untuk memisahkannya anda tidak boleh langsung mencabutnya begitu saja, anda bisa menggunakan alat berupa sekop kecil.
    • Dan untuk memisahkan tanah dari bibit, anda bisa menggoyangkannya perlahan. Usahakan bahwa bibit adalah bibit yang berkualitas dengan ciri yang utuh dan tidak cacat.
    • Terutama perhatikan bagian akarnya, jangan sampai rusak dan masukkan bibit ke dalam lubang tanam lalu tutuplah lubang tanam dengan tanah campuran.
    • Taburkan pupuk di atas media tanam dan jangan lupa untuk memadatkan tanah agar tanaman dapat berdiri dengan kokoh.

5.    Setelah menanam bunga baby breath, anda juga harus melakukan perawatan agar keindahannya selalu terjaga. Untuk merawatnya tidaklah terlalu sulit, anda hanya perlu melakukan penyiraman, pemupukan dan berbagai hal lainnya seperti merawat tanaman hias lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut rinciannya :

  • Penyiraman harus dilakukan dengan tepat dan rutin minimal 1 kali dalam sehari menggunakan metode spray.
  • Anda bisa melakukan pemupukan lanjutan setiap 2 minggu sekali sembari melakukan penyiangan dan memberikan nutrisi tambahan setiap seminggu sekali.
  • Lakukanlah proses perawatan tersebut karena ini merupakan salah satu hal terpenting dalam cara menanam bunga baby breath.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *